Kandalama Hotel Karya Geoffrey Bawa

Kami memutuskan untuk mengunjungi pedalaman Sri Lanka dibandingkan dengan ‘Beach Holiday’ alasannya sederhana saja, karena dalam daftar pilihan hotel salah satunya adalah Hotel Kandalama, yang mana hotel ini di desain oleh Geoffrey Bawa, arsitek asal Sri Lanka yang punya nama di kalangan arsitek Asia, terutama setelah dia mengkonsepkan hotel Four Season di Bali.

Lokasi hotel di pedalaman Sri Lanka, yang kurang lebih 5 jam perjalanan dengan mobil dari bandara International. Jalan masuk menuju hotelnya cukup dramatis. Meskipun jalan kendaraan yang dipakai cuma tanah keras berwarna merah, berkelok-kelok dan panjang, jalan ini cuma satu jalur dan  satu arah, membuat pengunjung merasakan seolah-olah ini jalan menuju tempat pribadi, bukan tempat umum seperti hotel.

Jalan masuk hotel yang cuma terbuat dari tanah padat saja

Hotel yang hampir-hampir tidak terlihat dari jalan yang mengantarkan ke lobby hotel

Mendekati lobby hotel, saya masih berusaha menduga-duga tampak hotelnya. Sebagai seorang arsitek, saya terlatih untuk membuat tampak yang menonjol yang membuat suatu bangunan tampak berbeda dari lingkungannya. Hotel ini sungguh berbeda, karena hampir seluruh tampak hotel itu tertutupi pepohonan atau tanaman rambat, yang membuat hotel ini hampir hilang di lingkungan yang hijau.

Di ujung jalan ini adalah resepsion hotel

 

Koridor yang menghubungkan lobby hotel dengan ruang duduk hotel - sebagian adalah dinding yang khusus dibangun dan sisi yang lain adalah batu alami yang menjadi bagian dari alamnya

Pintu masuk dan lobby hotel pun tidak istimewa, hanya merupakan “bukaan dari ditengah belukar hijau pepohonan yang menutupi hotel tersebut. Tapi mungkin inilah yang disebut bangunan ‘hijau’. Dan itu sebabnya bangunan ini juga mendapat penghargaan ‘Green Globe Award” dan berbagai penghargaan international lainnya.

Kulit bangunan yang ditutupi oleh tanaman rambat membuat bantunan tersebut menjadi bagian dari landsekap kawasan

Pada saat interior bangunan menjadi satu dengan luar bangunan

Data lebih jauh tentang hotel hijau ini bisa dilihat disini:

About these ads

2 Responses to “Kandalama Hotel Karya Geoffrey Bawa”

  1. Felicity

    Jadi ingat pernah tinggal di hotel ini saat hubby mengunjungi saya yang sedang bertugas di Sri Lanka awal tahun 2007 lalu. Kita tertarik karena si arsitek yang merancangnya juga. Dari luar saya sempat pesimis….kok seperti biasa saja ya…. ternyata konsepnya yang kuat dan menyatu dengan alam justru menjadikan hotel ini memiliki nilai lebih…

    Like

    Reply

I love to hear from you...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 614 other followers

%d bloggers like this: