Archive for September 11th, 2009
Antara Qatar dan Bahrain
Bepergian ke negara-negara Arabia di bulan Ramadhan benar-benar berbeda dengan ke tempat-tempat lain dibelahan dunia yang lain. Semua aktifitas benar-benar berhenti sesudah tengah hari. Dalam arti sama sekali tidak ada aktifitas apa-apa sesudah jam dua siang sampai dengan jam delapan malam.
Bahrain
Saya sudah mewanti-wanti seorang teman saya yang berkeinginan datang mengunjungi kami selama dua minggu terakhir bulan Ramadhan ini.”Tidak ada atraksi apa-apa yang bisa dilihat sepanjang hari… kecuali mungkin shopping mall….”
Tapi dia berkeras untuk datang pada saat itu juga, kerena ini berhubungan dengan jadwal perjalanannya yang lain, disamping itu, “Saya sudah melakukan survey di internet yang mengatakan bahwa Bahrain Circuit untuk Formula 1 tetap bisa dikunjungi selama bulan Ramadan…” begitu kilahnya.
“Oke terserah saja…,” dan datanglah dia ke Bahrain. Kamipun berusaha untuk menjadi tuan rumah yang baik…. tapi gimana ya ini bulan puasa, tidak ada restoran yang buka sama sekali, walaupun di hotel sekalipun, cafe shop yang seyogyanya buka 24 jam dan biasanya menyajikan menu buffet, selama bulan puasa mereka cuma menyajikan menu a la carte. Independent cafe shop yang bertebaran di Manama City ini, buka cuma malam hari, mulai dari jam 8 malam. Artinya untuk mereka yang ingin buka puasa di restoran…. kayaknya hampir tidak mungkin. Kenyataannya banyak restoran-restoran yang memutuskan untuk melaksanakan renovasi tahunannya pada saat bulan puasa ini, so tutup sama sekali malahan….
Jadi buka puasa di restoran bukan pilihan, lalu apa lagi aktivitasnya dong? Di Bahrain ini ada yang namanya “Water Park” tempat bermain air yang besar…. iseng kami datang kesana pada hari Sabtu, jam dua siang…. mungkin bisa berjemur atau main air kan mustinya lebih baik dari pada berjemur saja di siang hari, minimal ini lebih sejuk…. ternyata ini juga baru buka jam 4 sore….
Kami tidak putus asa, kami coba datang ke Bahrain Circuit F1, yang katanya tetap buka selama bulan puasa, dengan segala aktivitasnya, (itu menurut propagandanya di website mereka). Salah satu aktivitas yang menarik adalah tentunya melakukan test drive di circuitnya…. walaupun bukan dengan kendaraan “yang itu” tapi kan sudah lumayan, ngebut dengan kecepatan maksimal….. hmmm ternyata kegiatan yang ini tidak ada dibulan Ramadan. Ya sudah, tidak ada yang ini, nomer dua menarik adalah mengendarai Go Cart, walaupun di circuit yang lain. Aktivitas ini gagal juga, karena cuma ada sesudah jam 9 malam sampai dengan jam 12 malam…..
Qatar
Kali ini pengalaman saya sendiri, yang ditugaskan oleh kantor untuk mengerjakan sesuatu di kantor cabang kami yang ada di Qatar…. jadi terbanglah saya ke Qatar dari Bahrain. Saya di tempatkan di salah satu apartement kantor yang ceritanya adalah “Serviced Apartment.” Kecuali mungkin restoran atau cafe yang tidak disediakan oleh apartement ini, hampir semuanya ada, termasuk gym, sauna, dan kolam renang indoor. Oya, satu lagi yang juga tidak ada, saluran internet… walaupun telepon lokal ada. Yang belakangan tidak ada ini yang menjengkelkan….
Seperti biasa, karena ini bulan Ramadan, maka jam kerja pun cuma sampai dengan jam 2 siang saja. Sisanya, “terserah anda…” Apa yang harus saya lakukan sekarang….? Saya pikir ada baiknya saya berusaha mencoba saluran internet yang ada di rumah, maksudnya di Qatar ini di tempat-tempat tertentu ada jaringan internet yang menjadi fasilitas kota, walaupun sangat terbatas… alhasil… jaringannya cuma bisa di tangkap di ruang tidur saja, dan itu pun sangat lemah…. kayaknya saya harus test kesabaran untuk ini.
Frustrasi dengan internet yang ngadat… (saya tidak mengira bahwa saya sangat tergantung pada internet….) lalu saya mencoba menelepon teman-teman lama saya yang saya tau persis, masih berada di Doha…. ternyata dari beberapa orang yang saya hubungi, cuma satu yang menjawab teleponnya, “nanti ya saya makan dulu,” maklum dia bukan muslim, jadi sah saja. Akhirnya teman saya itu datang sekitar jam 6 sore, saatnya berbuka puasa…. Lalu apa yang bisa saya lakukan antara jam 2 siang sampai dengan jam 6 sore? …. ini yang susah, ketergantungan saya pada internet tidak bisa terlampiaskan, tidak ada koneksi internet dirumah dan jangan harap internet cafe akan buka sebelum jam 8 malam…
Saya jadi sadar, bahwa setelah 4 tahun tinggal di Arabia, saya tetap belum bisa adaptasi bagian yang ini: bengong di bulan puasa… dari jam 2 siang sampai dengan jam 8 malam… tidak juga terbiasa untuk tidur siang, tidak biasa untuk menganggur, dan saya tidak bisa mencari kesibukan lain, maklum ini di apartemen kosong bukan di rumah sendiri. Jadilah saya marah terhadap diri sendiri dengan keadaan yang membosankan ini.
Lesson learned: jangan bepergian, baik itu untuk tujuan wisata dan tujuan bisnis di bulan Ramadan di Arabia… tidak ada yang berfungsi satupun sampai dengan jam 8 malam!
Baca juga:














