comment 0

Apa yang harus disiapkan untuk perjalanan wisata

“Free and Easy” adalah gaya travelling yang saya sukai, melulu karena kebebasan yang saya peroleh, dari mulai menentukan negara tujuan sampai hal-hal kecil yang bisa dilakukan. Dari pengalaman saya selama ini, dan banyaknya pertanyaan yang saya terima, rasanya tidak ada salahnya apabila saya berbagi pengalaman tentang apa saya yang saya harus disiapkan untuk memulai suatu perjalanan.

MELAKUKAN RISET

Hal pertama yang saya lakukan sesudah mengetahui tujuan wisata adalah mencari tahu obyek wisata apa yang patut di kunjungi di tempat baru nanti. Tidak ada salahnya untuk mendengarkan cerita atau pengalaman  mereka yang sudah pernah mengunjungi tempat tersebut. Tanyakan segala macam informasi yang di perlukan, seperti iklim setempat, dress codenya, kebutuhan akan visa, festival atau pesta rakyat yang mungkin menarik untuk di lihat. Lakukan riset ini juga melalui fasilitas internet, seperti Lonely Planet atau Trip Advisor atau masih banyak website yang lainnya.

ASURANSI

Mengasuransikan perjalanan kita mungkin bukan hal yang biasa untuk orang Indonesia, apalagi untuk cari asuransi yang berlaku internasional rasanya perusahaan asuransi Indonesia enggan melakukan hal itu. Tapi kita perlu melakukan hal itu, apalagi apabila kita akan mengunjungi negara-negara Eropa, hal ini adalah persyaratan mereka. Asuransi ini juga dibutuhkan apabila kita akan mengunjungi negara yang “aneh” atinya negara tersebut adalah negara “dunia ketiga” seperti Cambodia, atau Fiji misalnya yang mana ini lebih untuk kebaikan kita sendiri.

Apabila asurinasi ini sulit di beli di Indonesia, asuransi ini juga bisa di beli secara online, ada banyak traveling websit yang menjual asuransi dan bisa dibeli berdasarkan kebutuhan kita.

JAGA KESEHATAN

Tentunya kita tidak ingin jatuh sakit ditengah-tengah perjalanan kita. Karenanya tidak ada salahnya apabila kita mengujungi dokter umum yang biasa kita kunjungi, sekedar untuk memberikan vaksinasi yang diperlukan sehingga kita tidak mudah terserang penyakit setempat atau misalnya saja penyakit-penyakit yang sedang menjadi epidemi di tempat tujuan, sehingga kita tidak mudah tertular…. atau mungkin membawa obat ani malaria.

PASSPOR DAN VISA

Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, dokumen minimal yang kita butuhkan adalah passpor dengan masa berlaku minimal 6 bulan sesudah tanggal rencana kepulangan anda. Sering kali kita diperulit untuk memperoleh passpor oleh petugas, tapi jangan kuatir. Semu orang berhak untuk memiliki passpor, seperti halnya memiliki Kartu Tanda Penduduk.

Pastikan juga bahwa negara tujuan kita memerlukan visa atau tidak. Sebagai warga negara Indonesia, hampir smua negara di dunia meminta visa, bahkan beberapa negara ASEAN pun membutuhkan visa… (baca visa untuk orang indonesia)

BUAT FOTO COPY

Buat fotocopu untuk semua berkas-berkas perjalanan (tiket, passpor, visa, asuransi perjalanan SIM/SIM internasional, dll) dan pastikan diletakkan ditempat yang berbeda dengan dokumen asli. Apabila anda melakukan perjalanan ini dengan teman anda, maka ada baiknya untuk bertukar foto copy dokumen. Ini semua unuk mengurangi kemungkinan hilang semua.

MATA UANG ASING

Hal terpenting yang harus kita ingat adalah bahwa mata uang rupiah tidak ada artinya di luar negeri, tiap negara memiliki mata uangnya masing-masing. Kecuali di Singapore, kita tidak bisa menukar mata uang rupiah di negara lain, karenanya ada baiknya untuk menukar mata uang rupiah dengan US Dollar sebelum berangkat keluar negeri. Kartu kredit juga sangat berguna dan berlaku hampir di seluruh penjuru dunia. Yang juga bisa dibawa mungkin adalah Traveller Cheque, walaupun yang belakangan ini sudah menjadi kalah populer dengan Kartu Kredit. Hal lain yang tidak boleh di lupakan adalah membawa ang yang cukup untuk keadaan darurat dan jangan lupa, jangan menyimpan uang anda dalam satu tempat.

TINGGALKAN PESAN

Ada baiknya sebelum kita pergi meninggalkan pesan kepada beberapa teman dekat atau keluarga, dan tinggalkan juga jadwal perjalanan, sehingga apabila terjadi sesuatu pada anda, mereka tidak akan terkejut apa bila mereka dihubungi untuk dimintakan bantuannya.

Filed under: iJournal, Travel Resources

About the Author

Posted by

I used to live as an expat and travel around the Middle East. After 10 years working in the Arabian Gulf I am now retired and living in the UK with my British husband but still retain my interests of further travels and exploring new horizons in Europe.

I love to hear from you...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s