comments 4

Bristol dan Banksy

Salah satu penyebab Bristol menjadi terkenal dengan street-art nya adalah karena Bristol melahirkan Banksy, atau mungkin kebalikan, Banksy berasal dari Bristol, atau karena Banksy maka Bristol menjadi sararan para seniman street Art. Ini cerita lebih lanjut tentang Banksy yang di tulis oleh BBC atau Wikipedia.

There are hundreds of Banksy’s works around the world, but it all started in Bristol.

Here are some of his works in Bristol

Ada ratusan karya Banksy di dunia, dan semua itu di mulai di Bristol pada saat Graffity atau Street Art ilegal dan menjadi musuh pemerintah setempat; karenanya ada beberapa karya Banksy di Bristol yang sekarang sudah tidak bisa di lihat lagi, salah satu penyebabnya adalah karena dihapus oleh PemDa Bristol.

Take the Money and Run

Itu judul karya banksy yang mungkin pertama sekali sebelum dia menjadi terkenal, dikerjakan bersama team nya, yang termasuk diantarnaya adalah Inkie dan Mode2 (keduanya adalah artis mural Bristol dan masih beroperasi di Bristol sampai sekarang). Ketika itu mereka mengerjakan nya secara bebas (freehand) ketimbang dengan teknik stensil superit paya pelukisannya sekarang.

“take the money and run”

Seperti biasa, karena ini ‘freehand’ dan di tempat terbuka, tentunya bahan catnya pun dimakan oleh cuaca dan menjadi memudar. Uniknya penduduk setempat merestorasinya tahun 2019 dan dapat terlihat kembali sekarang

Cat and Dog

Dibuat dengan teknik freehand, menggambarkan kucing dengan menggunakan cat semprot piloks (spray can) dan dua ekor anjing penjaga yang bengis.

Salah satu karya pertama Banksy yang dibuat tahun 1990 an, berlokasi di bagian kota Bristol Easton, yang dianggap tempat Banksy mulai beroperasi dan  ketika dia masih bagian dari kelompok street-artis DryBreadZ (DBZ). Apabila kita mengartikan lebih jauh dari makna karya street art tersebut sebenarnya menggambarkan dirinya sendiri berusaha mengatakan: “There are crimes that become innocent or even glorious through their splendour, number, and excess”, ada pelanggaran yang dilakukan, tetapi dibenarkan karena penghargaannya, jumlahnya dan kelebihannya.

Mild Mild West

Dibuat tahun sekitar tahun 1999

Sejauh ini Banksy selalu membuat karya-karyanya pada lokasi kumuh, yang penuh dengan masalah sosial. Banksy lalu mulai membuat karya-karyanya di tempatyang sulit di capai, salah satu contohnya adalah Mild Mild West ini:

“Teddy bear” dengan bom molotov nya

Lokasinya di Hamilton House, pusat budaya Bristol di kawasan Stoke Croft, dimana penduduk Bristol dari berbagai etnis dapat menikmatinya. Temanya pun seperti biasa sarat dengan sindiran: “Teddy bear” (seperti digambarkan di street art tersebut) sebagai binatang yang bersahabat dan ramah, tetapi pada saat terancam, seperti halnya binatang buas lainnya, mereka akan mempertahankan diri mereka dalam hal ini dengan bom Molotovnya, seperti halnya kerusuhan rasial yang terjadi di kawasan itu 60 tahun yang lalu.

Masked Gorilla:

Dibuat tahun 2000 an, dibuat dengan gaya stensil hitam+putih dengan topeng warna pink mencolok. “Masked Gorilla” ini ditemukan di daerah Eastville di Bristol, dimana kebanyakan warga Muslim Bristol bermukim.

Dibuat tahun 2000 an, dibuat dengan gaya stensil hitam+putih dengan topeng warna pink mencolok. “Masked Gorilla” ini ditemukan di daerah Eastville di Bristol, dimana kebanyakan warga Muslim Bristol bermukim.

Bersama dengan usia, street art ini pun menjadi bagian karya street art yang lain
Pada tanggal 18 September 2020, akhirnya “Masked Gorilla” dipindahkan, dan tidak ada yang tau mengapa dan kemana
Karya Banksy di abadikan dalam bentuk T-shirt dan bisa di beli di Amazon

Hampir semua karya Banksy mempunya nilai yang cukup berharga, dan kadang-kadang mencapai jutaan Pound Sterling. Pada saat Street Art ini pertama kali muncul, pemilik dinding bangunan tersebut tidak memiliki gambaran sama sekali bahwa gambar “Masked Gorilla” ini ada “harga”nya.

Well Hung Lover – 2006

Well Hung Lover


Mungkin inilah karya Banksy paling terkenal di Bristol berjudul “Well Hung Lover” 

Dibuat tahun 2006, menggambarkan pasangan yang melakukan hubungan ilegal dan di pasang tepat didepan ‘alun-alun’ balai kota Bristol: College Green, di dinding bantunan yang digunakan sebagai klinik penyakit kelamin. Dibutuhkan waktu 3 hari untuk menyelesaikan karya street art ini dan di buat pada saat akhir minggu.

Pada saat PemDa kota Bristol memutuskan untuk membeli bangunan yang dimiliki oleh salah satu anggota band Massive Attack, yang mana juga memberikan ijin Banksy untuk membuat gambar ini. Dengan sendirinya PemDa memutuskan untuk membersihkan muka bangunan dari coretan-coretan ilegal tersebut, tetapi ketika mereka melakukan survey, ternyata 97% penduduk Bristol tidak menginginkan mural ini di hapus. Sayangnya mural ini tidak luput dari serangan paintball (berwarna biru)

Rose on a mousetrap – 2006

Penghargaan terhadap karya Banksy bisa bermacam-macam bentuknya yang paling sederhana adalah mengamankannya dari vandalisme kecemburuan sosial antara artis jalanan juga bisa terjadi. Karenanya banyak karya-karya Banksy yang di lindungi oleh penduduk setempat terhadap kemungkinan vandalisme yang mungkin terjadi. Karya pertamanya sebagai artis tunggal yang berjudul Rose on a Mousetrap adalah salah satu contohnya.

Pintu biru tersebut adalah pintu masuk ke rumah deret…

Lokasi street art ini di kawasan perumahan disebelah pintu masuk menuju rumah deret. Menurut penduduk setempat, ketika itu Banksy tinggal dirumah tersebut.

Planning permission 2011

Pada saat ini Banksy sudah memiliki ciri khas karya-karyanya, yaitu gaya stensilan ( warna dasar + hitam lalu kadang-kadang ditambah satu warns lain sebagai aksen). Tapi makna di balik karya seni tersebut lebih dalam dari sekedar stensilan, dan seperti kita semua tau, penuh dengan kritik social.

Kiri adalah aslinya: kanan adalah kondisi sekarang

Lokasinya di bawah perpustakaan kota bristol dimana cuma pejalan kaki saja yang bisa melihat. sedianya tulisan “YOU DON’T NEED PLANNING PERMISSION TO BUILD CASTLE IN THE SKY “ seolah-olah tergantung di bawah dua lubang exhaust diatasnya. Tapi kemudian perpustakaan tersebut membuat lubang pintu. Uniknya pemilik gedung mempertahankan tulisan tersebut.

The girl with the pierced eardrum – 2014

lukisan karya pelukis belanda Johannes Vermeer

Dibandingkan dengan karya Banksy diatas, “YDNPPTBCITS” yang sebenarnya lokasinya sangat dekat dengan rumah saya, karya yang diberi judul “The Girl with the Pearced Eardrum” saya lewati setiap hari saya lari pagi.

Judulnya yang unik, mirip dengan judul lukisan karya pelukis Belanda terkenal – Johannes Vermeer berrjudul “The Girl with Pearl Earring . Tapi karya Banksy ini judulnya di plesetkan menjadi “The Girl with the Pierced Eardrum”, dan gambarnya pun di pelesetkan, menjadikannya gaya stensilan. Skala dan lokasinya pun sedemikian rupa sehingga dia tetap merupakan karya yang berbeda, yaitu besarnya mungkin 5-8 kali lebih besar dari yang asli. Lalu judulnya yang mengadopsi lokasi dan juga anting mutiara (pearl earing)nya dirubah menjadi pearced ear=telinga yang ditindik; sementara ear-drum= gendang telinga, jadi, pearced eardrum= gendang telinga yang pecah. Jadi secara keseluruhan terjemahan bahasa Indonesianya adalah: “Gadis dengan gendang telinga yang peach”… mengapa demikian? Karena anting kuning yang menjadi bagian dari karya Banksy tersebut adalah alarm bangunan tersebt, yang mana apa bila alarm itu berbunya dan terletak persis di telinga kita, mąką itu akan membuat gendang telinga kita pecah!

Alarm bangunan yang menjadi bagian dari karya Banksy secara keseluruhan

Pada masa pandemi Covid 19 yang mengharuskan semua menggunakan masker, maka karya banksy ini pun mengikuti jaman dengan menggunakan masker …

The Girl with the stick – 2016

Pada saat ini Banksy sudah menjadi artis terkenal di dunia, karyanya ada dimana-mana di dunia barat, dari Bristol, London sampai New York, kanon karana pekerjaan resminya membawanya ke tempêta-tempat tersebut. tapi bukan berarti bahwa Banksy melupakan kota asalnya.

Satu tahun setelah saya pincha ke Bristol, Banksy kembali meninggalkan jejak nya di Bristol:

“The girl with a match stick” atau “Burning Tyre”

Karya yang ini tarletak di dinding sekolahan di Whitchurch, kawasan perumahan di Selatan Bristol. Dan karena lokasi, maka saya tidak bisa mengambil foto tersebut diatas, atau bahkan melihatnya langsung. Tapi website Banksy mengkonfirmasinya bahwa ini betul karyanya dan seperti biasa koran lokal pun langsung memberitaknannya, sayangnya karena lokasinya, maka tidak banya orang yang dapat melihatnya langsung.

“Valentine’s Day” – 2020

cerita lebih lanjut liat di: https://www.bbc.co.uk/news/uk-england-bristol-51500232

Tepatnya pada hari Valentine 2020, Banksy kembali berkarya di Bristol, kali ini juga desisti kota yang lain. Karya tersebut di beri judul yang sama dengan momennya: “Valentine’s Day”

Gadis kecil yang menkatepel hati lalu menyemburkan cipratan “merah darah” dań sebagian menyangkut di tanda nama jalan.

Ciri khas Banksy membuat dan memilih lokasi tempatnya meletakkan karyanya selalu tidak terduga, dan biasanya pemilik dinding/penghuni bangunan tidak langsung mengetahui apa yang terjadi sampai ke esokan harinya muncul di berita lokal, seperti surat kabar lokal atau bahkan berita pagi di BBC nasional, dan kemudian spekulasi pun berlangsung untuk beberapa waktu apakah ini benar karya Banksy atau bukan. Tapi website Banksy kemudian meng konfirmasikannya bahwa itu benar karyanya.

“Aachooo” – Desember 2020

Karya terakhir di Bristol berjudul Achoo, menggambarkan perempuan yang bersin sehingga gigi palsunya lepas

Saya datang ke lokasi tempat karya ini di gambae segera setelah saya mendengar berita ini di BBC tv. dan seperti sudah saya duga, ada banyak orang yang ingin berfoto bersama karya ini.

Lokasinya seprti biasa ditempat yang aneh, di dinding rumah orang yang tidak tau sama sekali apa yang terjadi sampai keesokah harinya. Pertanyaannya, adalah, karena ke populerannya dan ke unikannya, apakah propreti yang ada/melekat karya Banksy memiliki nilai tambah?

Ada banyak karya -karya Banksy yang lain di Bristol dan arena karyanya adalah sebagai street art, maka banyak pula karya-karyanya yang sudah hilang, terhapus karena cuaca ataupun dihapus karena tidak diinginkan atau malah dipindah ketempat yang mungkin lebih “aman”. Begitu juga dengan Aachooo ini, mungkin saja gambar ini sudah hilang dari tepi jalan Vale Road ini.

Dan seperti saya katakan diatas, Banksy tidak hanya di Bristol, tapi ada dimana-mana di dunia, dará London samba di Utah, Amerika Serikat; dari Bristol sampai Timbuktu, Mali.

Apabila anda ingin melihat lebih jauh karya-karya Banksy yang lain, bisa dilihat dan di confirmais di Websitenya: www.banksy.co.uk atau di instagramnya

Post Notes:

Hampir setiap karya Banksy punya cerita akhir yang berbeda-beda, tidak terkecuali karya terakhirnya, “Aachooo” yang hanya 2 bulan setelah karya tersebut di nikmati umum, dinding tersebut di tutup oleh multipleks, tidak jelas maksudnya apa, dan beberapa kemudian, seluruh dindingnya di bongkar dan di pinade ke tempat lain….

Berita lengkapnya dari majalah bulanan Bristol 24/7

Pertanyaannya adalah, apabila pemilik rumah tidak mengininginkan karya tersebut terpampang di dinding rumahnya, mengapa tidak di hapis dan di cat ulang, lebih murah dan lebih mudah dibandingkan dengan memotong seluruh dinding dan memindahkan ketempat lain….????

Credit:

Sebagian besar dari foto-foto diatas adalah foto koleksi pribadi, tapi ada beberapa yang bukan koleksi saya, dan saya amiba dari:

4 Comments

  1. Saya malah baru ngeh kalau Bansky itu dari Bristol. Ngomong-ngomong, mukanya dia tuh bener-bener gak pernah ketauan ya? Saya jadi mikir, dia pas bikin mural itu malam-malam mungkin pake topeng/masker, dan pake baju yang cuma dia pake kalau pas lagi beraksi sebagai Bansky. Tapi gak pernah dipake sehari-hari.

    Liked by 1 person

I love to hear from you...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.